Curah Hujan Tertinggi dalam 80 Tahun, Presiden Korea Selatan Yoon Seok Yeol Gelar Rapat Darurat

- 9 Agustus 2022, 10:33 WIB
Curah Hujan Tertinggi dalam 80 Tahun, Presiden Korea Selatan Yoon Seok Yeol Gelar Rapat Darurat
Curah Hujan Tertinggi dalam 80 Tahun, Presiden Korea Selatan Yoon Seok Yeol Gelar Rapat Darurat /Korea Herald

SalatigaTerkini - Presiden Korea Selatan Yoon Seok Yeol adakan rapat darurat, usai hujan lebat guyur Seoul Korea Selatan hingga sebabkan banjir.

Pada Selasa, 9 Agustus 2022,  Presiden Yoon Seok Yeol memimpin pertemuan darurat terkait bencana banjir yang disebabkan curah hujan tertinggi dalam kurun waktu 80 tahun, yang menyebabkan tujuh orang tewas, enam hilang, dan 9 lainnya luka-luka.

Rapat terbatas tersebut diadakan di ruang situasi bencana dan keselamatan di kompleks pemerintah di Seoul, sehari setelah hujan lebat mengguyur ibu kota dan daerah sekitarnya serta membanjiri rumah, kendaraan, gedung, hingga stasiun kereta bawah tanah.

Sebelumnya Presiden Yoon telah dijadwalkan untuk melakukan perjalanan ke pusat kota Sejong untuk memimpin rapat Kabinet tetapi dibatalkan, untuk mengawasi keadaan darurat.

Curah Hujan Tertinggi dalam 80 Tahun, Presiden Korea Selatan Yoon Seok Yeol Gelar Rapat Darurat
Curah Hujan Tertinggi dalam 80 Tahun, Presiden Korea Selatan Yoon Seok Yeol Gelar Rapat Darurat The Korea Herald

Baca Juga: Status Serius: Hujan Lebat yang Guyur Seoul Korea Selatan, Sebabkan 22 Orang Jadi Korban

Baca Juga: [BREAKING NEWS] Gangnam Banjir Usai Hujan Deras Guyur Seoul, Korea Selatan

Ia juga menginstruksikan pemerintah daerah dan otoritas kehutanan dan pemadam kebakaran untuk membuat langkah-langkah dengan melakukan evakuasi penduduk dari daerah berisiko tinggi dan mencegah hilangnya nyawa.

Presiden Yoon Seok Yeol juga memerintahkan badan-badan administrasi dan publik untuk menunda jam kerja karyawan, mengingat waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan layanan angkutan umum di tengah hujan masih berlanjut.

Dilansir dari laman The Korea Herald banjir yang melanda Seoul menyebabkan 22 orang jadi korban, yakni 7 orang tewas, 6 orang hilang, 9 orang mengalami luka-luka serta menyebabkan ratusan korban banjir.

Pemerintah Korea Selatan juga terpaksa menunda pengumuman terkait pasokan perumahan, yang sempat direncanakan akibat banjir.

Baca Juga: Aktor Ashton Kutcher Mengaku Bersyukur, Masih Hidup Usai Didiagnosa Penyakit Autoimun Langka

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat ViOn Zlate Moravce, Klub Baru Egy Maulana Vikri Usai FK Senica

Sebelumnya, pemerintah bakal memasok lebih dari 2,5 juta rumah pada hari ini, Selasa 9 Agustus 2022, sebagai upaya untuk menstabilkan harga rumah.

Ini akan menjadi paket pertama dari langkah-langkah pasokan perumahan di bawah pemerintahan Yoon Seok Yeol yang mulai menjabat pada bulan Mei.

"Untuk menanggapi hujan deras, pemerintah telah memutuskan untuk menunda pengumuman yang dijadwalkan pada Selasa," kata kementerian pertanahan dalam sebuah pesan kepada wartawan.

Demikian informasi terkait Presiden Korea Selatan Yoon Seok Yeol yang mengadakan rapat darurat terkait banjir yang menerjang Seoul.***

Editor: Ari Pianto

Sumber: Korea Herald


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x