Polisi Sepatu Roda, Solusi Menekan Kejahatan di Karachi

- 23 Februari 2021, 14:31 WIB
Polisi Sepatu Roda Pakistan /SalatigaTerkini/Ari Pianto


SalatigaTerkini - Kabar unik dan kreatif datang dari polisi di kota terbesar Pakistan, Karachi. Kepolisian Karachi mengerahkan unit Polisi Sepatu Roda bersenjata untuk menghentikan pencurian dan pelecehan di jalan-jalannya yang padat.

Pembentukan divisi khusus Polisi Sepatu Roda ini ditujukan untuk mengurangi kejahatan di area-area yang padat yang sulit untuk diakses kendaraan polisi.

Tentu saja ide ini menjadi terobosan baru di Pakistan, meski di beberapa negara Eropa telah dibentuk divisi serupa, dan diharapkan kesatuan ini bisa efektif mengurangi kejahatan di Karachi.

Baca Juga: Sejarah 1 menit: 23 Februari 2021. McDonald’s Buka Cabang Pertama di Indonesia

Dikutip dari laman reuters.com, dalam aksi demonya, Polisi sepatu roda meluncur dalam lingkaran dan mengarahkan senjata mereka ke dalam, kemuadian mengangkat serta menurunkan senjata secara serempak, unit beranggotakan 20 orang yang berpakaian hitam itu menjalani pelatihan yang ketat.

“Kami merasa kami perlu menemukan pendekatan inovatif untuk mengendalikan kejahatan jalanan,” kata Farrukh Ali, kepala unit tersebut, menjelaskan bahwa petugas dengan sepatu roda dapat lebih mudah mengejar pencuri dengan sepeda motor di kota berpenduduk 20 juta itu.

Ali mengakui bahwa polisi sepatu roda tidak dapat dikerahkan di banyak bagian Karachi karena kondisi jalan yang buruk dan jalan setapak yang tidak rata, tetapi mereka akan dikirim ke tempat-tempat umum dengan insiden pencurian dan pelecehan yang tinggi.

"Ini baru permulaan," kata Aneela Aslam, seorang polisi wanita di unit itu. “Sepatu roda ini akan sangat menguntungkan kami.

Baca Juga: BREAKINGNEWS, Update COVID-19 Dunia 23 Februari : Terlihat Adanya Penurunan Kasus Dalam Sepekan Terakhir

Baca Juga: Sejarah 1 Menit: 22 Februari 2021. Percobaan Pembunuhan Presiden Amerika

Halaman:

Editor: Ari Pianto

Sumber: Reuters


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X